BPIP Gandeng Apeksi Bumikan Pancasila di 98 Kota

0 7
BPIP Gandeng Apeksi Bumikan Pancasila di 98 Kota
Penandatanganan nota kesepahaman BPIP-APEKSI untuk membumikan Pancasila di kota-kota di seluruh Indonesia di Yogyakarta, (12/10/221).

Jakarta, Lensanews.co – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) gandeng Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bumikan Pancasila di 98 kota di seluruh tanah air.

Wujudnyata kerja sama BPIP-Apeksi dengan ditandatanganinya nota kesepahaman untuk membumikan Pancasila di kota-kota di seluruh Indonesia di Yogyakarta, (12/10/221).

Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP Jendral (Purn) TNI Try Sutrisno mengapresiasi APEKSI yang sanggup bekerja sama dan bertanggungjawab dalam pembumian nilai-nilai Pancasila.

“APEKSI merupakan organisasi besar yang memiliki potensi besar dalam pembumian Pancasila kepada masyarakat khususnya generasi muda”, ujarnya secara daring.

Try Sutrisno mengatakan, kekuatan geografis dan sosial para walikota yang begitu masif bisa merangkul para pejuang bangsa untuk membumikan Pancasila.

“Saya percaya, Apeksi intensif dan komprehensif merangkul pemerintah, TNI/Polri, swasta, buruh, generasi muda,” ujar Try, via daring.

Wakil Presiden RI ke-6 ini mengingatkan, sejarah dan tradisi kebhinekaan Indonesia harus selalu dirawat. Melalui Pancasila, bangsa ini tidak bisa santai menghadapi pengaruh negatif dari asing.

“Orang asing mengincar kemakmuran dan kebahagiaan Indonesia. Jangan sampai Pancasila terkubur,” seru Try.

Wakil Kepala BPIP Prof. Hariyono, M.Pd mengapresiasi APEKSI yang berkomitmen untuk membumikan Pancasila di setiap daerahnya masing-masing.

“Dalam hal ini kami dari BPIP patut bersyukur, karena APEKSI telah sanggup menandatangani nota kesepahaman”, ujarnya.

Dirinya berharap dengan nota kesepahaman ini BPIP dan APEKSI dapat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan pembumian Pancasila di 98 kota yang ada di Indonesia dengan maksimal.

“Yang pertama Pancasila sebagai dasar negara tentunya telah mengatur tata kelola pemerintahan sehingga konsekuensi ini membawa kebijakan bahwa nilai-nilai Pancasila harus dibawa lebih dulu oleh penyelenggara negara” paparnya.

Menurutnya pemerintah kota memiliki tanggung jawab moral untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila sehingga pola pembangunan di setiap daerahnya harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Kemudian yang selanjutnya, dalam membumikan Pancasila tentunya setiap kota memiliki kultural, geografis dan karakteristik, keagamaan dan tradisi yang berbeda, maka dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila ini perlu disesuaikan dengan lokal, kultural setiap kota masing-masing”, jenisnya.

Dirinya juga menegaskan proses kerja sama pembumian nilai-nilai Pancasila ini tidak harus dilakukan secara formal dan menggunakan Pancasila secara verbal.

“Sebenarnya praktek nilai-nilai ini di dalam masyarakat sudah ada, akan tetapi yang diperlukan adalah mempertajam nilai-nilai itu,” tegasnya.

Menurutnya kerjasama ini merupakan kekuatan sosial yang harus dan terus menerus dibangun untuk membentengi ideologi negara (Pancasila).

Meskipun demikian ia menekankan kepada pemangku kebijakan tidak lengah dan tidak hanyut dengan budaya-budaya dan penganut yang mengancam negara.

“Maka dari itu belajarlah terus sejarah, dari situlah kita tahu asal usul indonesia, pejuang pejuang kemerdekaan yang melahirkan kebhinekaan yang mampu mempersatukan rakyat Indonesia dan membawa cita-cita bangsa”, tekannya.

Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya Sugiarto, menegaskan kesamaan tugas BPIP dan Apeksi, yakni untuk membumikan Pancasila supaya generasi muda tidak menganggapnya jadul.

“Agar bisa memahami Pancasila dengan cara kekinian. Melalui film yang keren, anak muda bisa terpesona. Nilai Pancasila itu heroik, bukan hanya dari tokoh politik, tapi dari seniman, petani, dan sebagainya,” jelas Bima.

Apeksi merepresentasikan sekitar 70 juta penduduk Indonesia. Karena itu, Walikota Bogor ini pede bisa optimal membumikan Pancasila.

“Mendesain program strategis masuk anak muda, menembus birokasi. Masing-masing nanti dirumuskan, dianggarkan lewat APBD atau BPIP,” tukas Bima.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.