Diberi Honor Rp 100,000 Setiap Bulan, Guru Honorer Di NTB Menangis Dan Peluk Menteri Nadiem Makarim

0 30
Menteri Nadiem Makarim saat berdialog dengan guru-guru honorer di sebuah sekolah di Lombok, NTB

Lombok-NTB, Lensanews.co – Cerita menyedihkan didapatkan Menteri Nadiem Makarim saat berdialog dengan guru-guru honorer di sebuah sekolah di Lombok, NTB.

Pasalnya dalam sebuah kesempatan kunjungan di sebuah sekolah TK, pada kamis (7/10), seorang guru bernama Asmawarni Yanti (45) mengaku hanya digaji 100 ribu perbulan.

“kami ingin sejahtera pak Menteri, kenyataan hidup kami selama ini, hanya dapat uang honor 100 ribu perbulan, itupun sistem penerimaan uangnya setiap enam bulan sekali, jadi kami tidak dapat apa-apa” ungkap ungkap Yanti dengan suara terbata bata.

Mendengar itu Menteri Nadiem kaget dan tersentuh hatinya. Apalagi saat itu terlihat beberapa guru dan anak-anak TK di ruangan tersebut ikut menangis. Seketika itu, Menteri Nadiem berdiri dan menghampiri Yanti, dan keduanya berpelukan.

Yanti dalam kesempatan itu dengan penuh haru meminta kepada Menteri Nadiem untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer yang jauh dari kata sejahtera

“saya terharu bahagia bisa langsung tatap muka dengan mas Menteri. Saya bilang, mas tolong angkat kami jadi pegawai”, cerita Yanti sambil mengusat air matanya

Diketahui Yanti adalah salah seorang guru honorer di TK Pembina Pedesaan Jonggat, Lombok Tengah. Dirinya sudah 18 tahun mengajar dan hanya mendapatkan Rp 100,000 perbulan

Kendati mendapatkan gaji yang sedikit dan tak layak itu, ia tidak berkecil hati dan tekatnya mengajar anak-anak sangat tinggi

Pada kesempatan itu, di hadapan mereka, Menteri Nadiem berjanji untuk mencarikan solusi terbaik. Salah satunya adalah melalui PPPK.

Untuk, itu, Ia meminta agar semua Kepala Daerah menyediakan PPPK untuk formasi guru honorer di TK agar mendapatkan kesempatam yang sama.

“Mohon Kepala Daerah, Kepala Dinas untuk mengisi formasi mereka, karena mereka bisa menjadi PPPK. Semua guru guru honorer TK itu tolong dimasukan sebagai formasi PPPK dalam rangka memberi mereka kesempatan”, ungkap Menteri Nadiem pada kesempatan kunjungan tersebut.

Penulis: Rafael Rela

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.