Gatot Bicara Komunis, Pengamat : Dia Tak Mau Kalah Sama Vina Panduwinata “ September Ceria”

0 72
Peneliti dan Pengamat Politik, Yunarto Wijaya

Jakarta, Lensanews.co – Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo, kembali menyinggung soal adanya paham komunis. Hal ini dikatakan Gatot, dalam acara webinar yang berjudul ‘TNI VS PKI’ pada minggu (26/9} yang digelar secara daring.

Dalam acara tersebut Gatot pun mengakui hingga kini PKI itu masih ada, meskipun berbagai pihak membantahnya. Gatot pun lantas menyebutkan sejumlah hal yang menurutnya bukti kalau PKI itu masih ada. Salah satunya adalah insiden perusakan museum Kostrad.

Menurut mantan Panglima TNI itu,  saat ini ada diorama di museum Makostrad yakni patung Soeharto, Sarwo Edhie, dan Nasution Beserta 7 pahlawan revolusi sudah hilang.

“saya mendengar informasi bahwa diorama bukan hanya patung pak Harto, patung Sarwo Edhie, sama pak Nasution, tapi juga 7 pahlawan revolusi sudah tidak ada di sana”, ungkapnya dalam acara tersebut

Atas pernyataanya itu, Gatot mendapat berbagai respon kecaman dan sindiran dari berbagai elemen masyarakat. Sebagaian mereka menganggap Gatot, sengaja menciptakan isu PKI untuk kepentingan politiknya di tahun 2024.

Direktur Charta Politika, Yunarto Wijaya melalui unggahan di media sosial twitternya menganggap apa yang disampaikan Gatot tidak lain merupakan panggung musiman yang memang sengaja diciptakan.

Menurutnya Gatot tidak ingin kalah bersaing dengan penyanyi lawas Vina Panduwinata, yang terkenal dengan hits-nya September Ceria.

“Nah khan, tiap September dia manggung lagi, Gak mau kalah sama vina Panduwinata ‘september ceria”, tulis Yunarto dalam postingannya.

Senada dengan Yunarto, pegiat media sosial lainnya yang juga merupakan seorang pengamat politik, Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa apa yang disampaikan Gatot tidak lain adalah bentuk ketidakcerdasan Gatot dalam memainkan isu politik.

“Bukan post power syndrome, tapi tak punya kecerdasan bermain isu untuk panggung politik, dia malah pakai isu basi”, ungkap Ferdinand dalam unggahannya.

Hingga saat ini, postingan Yunarto dan Ferdinand mendapatkan ratusan ribu komentar dari para netizen. Hampir sebagian besar komentar mereka mengecam pernyataan Gatot.

Mereka menilai Gatot tidak pantas mengucapkan hal tersebut,mengingat Gatot pernah menjabat sebagai panglima TNI, yang mestinya tahu bahwa isu komunis ini adalah isu musiman yang sengaja di ciptakan untuk kepentingan politik.

Penulis: Rafael Rela

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.