Jokowi Bangun Smelter Freeport DI Gresik, Natalius Pigai: Papua Dapat Apa?

0 52
Mantan komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai

Jakarta, Lensanews.co – Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai, mengkritik keras kebijakan presiden Jokowi yang membangun Smelter Freeport di Gresik.

Melalui postingan pada media sosial twitternya yang dikutip Lensanews.co, pada Rabu 13/10, Pigai menyebutkan bahwa pembangunan smelter freeport tersebut sangat tidak adil dan merugikan orang Papua.

“Ini tidak adil bagi Papua. Papua dapat apa?,” tanya Pigai dalam postingannya.

Menurut Pigai, kebijakan  pembangunan smelter di luar Papua ini pada saatnya nanti akan ketahuan, mana kebijakan yang baik dan mana kebijakan yang buruk.

“Semua yang baik akan terlihat, yang buruk juga akan ketahuan. Saya bukan orang jahat, saya pembela kemanusiaan & keadialan!,” sambunganya dalam postingan tersebut.

Diketahui pada tanggal 12/10, presiden Jokowi meresmikan groundbreaking pembangunan smelter freeport PT. Freeport Indonesia di Kawasan ekonomi khusus Gresik.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengungkapkan bahwa pada masa konstruksi saja, berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 40,000 orang. Angka tersebut akan bertambah bila smelter ini resmi dioperasikan.

“Masa konstruksi saja akan ada 40 ribu tenaga kerja yang bisa bekerja, artinya yang terbuka lapangan pekerjaan ini akan banyak sekali di kabupaten Gesik dan Provinsi Jawa Timur, belum nanti kalau sudah beroperasi,” ungkap presiden dalam sambutannya.

Penulis: Rafael Rela

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.