Kepala Badan Keahlian Setjen DPR RI Dr.Inosentius Samsul S.H.,M.Hum – Menuju Parlemen Modern

0 156

Jakarta, LensaNews.Co – Gagasan menuju parlemen modern sudah digaungkan dari beberapa waktu lalu. Tapi baru DPR periode ini gaungnya lebih kencang terdengar dan bahkan persiapan menuju ke sana sudah kelihatan, baik dari sisi anggaran, SDM maupun infrastruktur lunaknya.

Setjen DPR RI sebagai supporting system utama menuju parlemen modern bersama Badan Keahlian DPR siap mewujudkan parlemen modern itu. Kepala Badan Keahlian Setjen DPR RI Dr. Inosentius Samsul S.H.,M.Hum mengungkapkan kesiapannya menuju parlemen modern itu ketika berbincang-bincang dengan LensaNews.co di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Dengan tagline “Bridging the research to the role and functions of parliament,” sebagai landasan dari “evidence based of policy making,” pria yang biasa disapa Sensi ini yakin cita-cita parlemen modern itu bakal terwujud.

Keyakinan Sensi itu bukan pepesan kosong. BK Setjen DPR RI sekarang ini sudah mempunyai SDM tenaga ahli yang professional di bidangnya masing-masing yang jumlahnya mencapai 380 orang. Bayangkan saja, di bawah BK Setjen DPR RI ada 5 Pusat Keahlian, di antaranya Pusat Perancangan Undang-Undang (PUU) yang didukung oleh tenaga ahli yang berjumlah 56 orang, Pusat Pemantauan Pelaksanaan Undang-Undang (Puspanlak), Pusat Kajian Anggaran (PKA), Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara (PKAKN), dan Pusat Penelitian (Puslit).

“Total SDM fungsional professional yang ahli sekitar 380 orang. Ke depannya, kita harapan semua tenaga ahli professional ini betul-betul bekerja,”tegasnya. Dari sisi technology, Sensi akui BK Setjen DPR sudah siap untuk itu. Secara sarana, prasarana dan infrastrukturnya DPR RI sudah siap,”jelasnya. Tapi yang perlu ditingkatkan ke depannya adalah data minded SDM BK Setjen DPR RI. Tapi Sensi tetap optimis, karena BK Setjen DPR RI akan disupport Universitas Indonesia khusus terkait dengan Big Data.

“Ke depannya kita akan punya eclist. Satu mesin yang fungsinya untuk mencari data lalu mensinkronkan satu UU dengan UU yang lain. Kalau ada pengertian yang berbeda antara satu UU dengan UU yang lain maka mesin ini akan memberitahu secara otomatis.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.