Penuhi Komitmennya  Urus ODGJ di  Kabupaten Manggarai, Bupati Nabit Membuka Pasung Dua ODGJ

0 48
Bupati Manggarai Heri Nabit saat melepas pasung pasien ODGJ

Ruteng, Lensanews.co – Bupati Manggarai Heribertus G. L Nabit, pada Kamis, (30/9) bertempat di kampung Dongang dan kampung Lempe, Keluharan Pau, Ruteng, kembali membuka pasung dan rantai yang membelenggu dua Orang Dengan Gangguan Jiwa di Kabupaten tersebut.

Kedua pasien yang dikunjungi Bupati tersebut, masing-masing berinisial KW (34) dan HTJ (65). Keduanya akan dirawat di pusat rehabiitasi dan klinik gangguan jiwa Renceng Mose.

Demikian keterangan yang disampaikan Bupati Heri melalui unggahan pada media sosial facebooknya.
Dalam postingannya bupati mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan, sebagai bentuk perwujudan dari komitmennya yang akan yang akan mengurus ODGJ di wilayah Pemerintahannya.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah Manggarai untuk secara bertahap mengurus ODGJ di Kabupaten Manggarai”, tulis Nabit dalam unggahannya.

Selain itu, dalam postingan tersebut Nabit juga menambahkan apa yang dilakukannya pada hari ini membuka kesadaran masyarakat agar punya tanggung jawab sosial untuk mengurus ODGJ

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialiasi baik kepada pengambil kebijakan, tenaga medis, pihak lainya dan juga masyarakat luas untuk membangun kesadaran masyarakat dimana perlu diperhatikan secara serius terkait ODGJ”, lanjut Bupati Nabit dalam unggahannya

Terahkir Bupati Heri mengapresisasi  semua pihak yang sudah bekerja dengan pemerintah dalam menangani ODGJ.

“Saya mengapresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung upaya pemerintah daerah untuk penanganan ODGJ”, tutup Bupati Nabit

Menurut data dari Pemda Manggari, saat ini jumlah ODGJ yang ada di Kabupaten tersebut sebanyak 503 orang. Dari jumlah itu, ODGJ yang sudah berobat berjumlah 325 orang, ODGJ yang pernah dipasung 47 orang, sudah lepas pasung 20 orang dan ODGJ yang belum lepas pasung sebanyak 27 orang.

Untuk diketahui pemerintah kabupaten Manggarai telah bekerjasama dengan klinik Renceng Mose untuk penanganan pasien ODGJ. Sedangkan untuk penanganan pasca perawatan di Kkinik Renceng Mose, pemerintah kabupaten Manggarai akan melakukan pendekatan secara sosial, budaya, dan ekonomi, dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.

Turut hadir dalam kegiatan ini tim dari Kementerian Kesehatan RI, Drs. Rahbudi Helmi, Apt.,MKN, Direktur Rumah Sakit Jiwa Naimata, Drs. Dikson Legoh, SPKJ; Dewanta Mental Healthcare (DMH) Klinik, Dr. Sinta Widari, SPKJ; Tim Dinas Kesehatan Propinsi NTT, Nur Azizah, SKM.,M.Kes, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Camat Langke Rembong, Ir. Daniel Baru, dan Lurah Pau.

Penulis: Rafael Rela

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.