Tari Ombeng Molas Kreasi Baru

Margareta Mur, S.Pd*

0 151
Tarian Ombeng Molas
Tarian Ombeng | foto istimewa

Masalah memahami dan menghayati nilai seni dalam kehidupan manusia sangat kompleks untuk semua orang sebagai pelaku dan penikmat seni, terutama seni tari. Dalam hal ini adalah tentang bagaimana ekspresi seni tari untuk masyarakat Manggarai Raya umumnya dan seni tari di SMP Negeri 1 Komodo, kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat khususnya.

Fokus perhatian penulis adalah bagaimana dapat menceriterakan tentang pandangan seni tari menurut wanita Manggarai demi untuk menarik perhatian lelaki Manggarai, dilihat dari sisi etika pergaulan setiap wanita Manggarai sehari-hari. Hal ini sejalan dengan konsep ahli seni tari menurut Aritoteles, yang menyatakan Seni Tari adalah gerakan ritmis yang mempunyai tujuan untuk menghadirkan sebuah karakter manusia, yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita. Sama halnya dalam tarian Ombeng Molas Kreasi baru, gaya dan karakter budaya Manggarai Barat misalnya, bagaimana gerakan seni tari guna memikat seorang laki-laki pujaannya.

Tarian Ombeng Molas
Tarian Ombeng | foto istimewa

Hal ini sepadan dengan pemikiran menurut KBBI(2016), menyatakan bahwa Seni Tari adalah gerakan badan ( tangan dan sebagiannya)yang berirama, biasanya diiringi bunyi-bunyian ( musik, gamelan, gong gendang, dan lain sebagainya).

Dapat diejawantahkan, diwujudnyatakan lewat kegiatan Seni Tari yang merupakan program ekstrakurikuler di sekolah secara rutin. Demi menghayati nilai – nilai karakter Seni Tari Ombeng Molas Kreasi baru yang dikembangkan penulis dalam kegiatan rutinnya.

Mengapa?

Seni Tari Ombeng Molas Kreasi baru disusun sebagai hasil dari sebuah inovasi dan kreativitas guru seni budaya SMP Negeri I Komodo yang bertujuan untuk melestarikan karakter budaya dan etika pergaulan para remaja putra putri orang Manggarai Raya umumnya, dan diimplementasikan bagi pengembangan karakter dan etika putra putri remaja pelajar SMP Negeri 1 Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat dalam rangka menjemput program pemerintah pusat dan daerah yang sedang giat untuk melayani kebutuhan pariwisata super premium.

Tarian Ombeng
Tarian Ombeng | foto istimewa

Perwujudan gerakan tubuh atau koreografi dalam tari Ombeng Molas Kreasi baru yang dikembangkan penulis di sekolah SMP Negeri 1 Komodo selama ini, merupakan salah satu bentuk karakter seni tari yang diiringi oleh irama musik yang dilakukan pada tempat, waktu dan keperluan tertentu sesuai permintaan kebutuhan pariwisata domestik dan mancanegara yang dari kehari semakin menggeliat karena kota Labuan Bajo sebagai sebuah yang dinobatkan presiden Republik Indonesia, Ir. Jokowidodo sebagai kota super premium.

Kreativitas, inovasi, dan kolaborasi semua gerakan tubuh dalam tari Ombeng Molas Kreasi baru Manggarai raya menjadi hal strategis dan urgen dikembangkan oleh guru seni yang menyatu dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Melalui wadah Sanggar Uma Rana sebagai branding program SMP Negeri 1 Komodo sebagai sebuah Rujukan Nasional.

Tarian Ombeng
Tarian Ombeng | foto istimewa

Di samping itu, tari ombeng Molas kreasi baru bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap etika dan budaya seni tari remaja pelajar pada umumnya dan remaja pelajar SMP Negeri 1

Komodo pada khususnya, yang terletak di jantung kota wisata super premium Labuan Bajo, tepatnya di Jalan Mgr. Van Bekum, Keluruhan Waekelambu, Kecamatan Komodo.

Tari Ombeng Molas Kreasi Baru yang dikembangkan oleh penulis sejalan dan seirama dengan konsep dan teori para ahli Seni Tari umumnya, dan menurut Aristoteles, menyatakan bahwa seni tari adalah gerakan ritmis yang mempunyai tujuan untuk menghadirkan sebuah karakter manusia, yang sebagaimana mereka bertindak dan menderita. Hal ini sependapat dengan pandangan Seni Tari Menurut KBBI(2016) yang menyatakan bahwa seni tari adalah gerakan badan(tangan dan sebagiannya)yang berirama, biasanya diiringi bunyi-bunyian ( musik, gamelan dan sebagainya).

Kreativitas, inovasi, dan kolaborasi semua gerakan dalam tari Ombeng Molas kreasi baru Manggarai raya umumnya menjadi hal strategis dan urgen untuk dikembangkan oleh guru seni yang telah menyatu dalam gagasan dan program kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Melalui wadah Sanggar Uma Rana SMP Negeri 1 Komodo, sebagai branding program SMP Negeri Rujukan Nasional. Mantan SMP Swasta Tanjung Harapan Komodo, pemilik Yayasan Lengkong Walang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai.

Harapan penulis dari model Seni Tari Kreasi Baru Ombeng Molas Manggarai ini, bahwa putra putri Manggarai tetap menjaga melestarikan karakter seni budaya tari Ombeng Molas dalam pergaulan remaja pelajar agar makna dan hakekat nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak terputus dan termakan oleh arus gelombang perkembangan zaman yang kian dasyat di tengah pergaulan dunia yang semakin kental mengganggu nilai-nilai kearifan lokal Manggarai raya umumnya dan Manggarai Barat khusunya.

Oleh sebab itu, penulis sebagai salah satu guru seni budaya memiliki kewajiban moral untuk menerapkan dan mewariskan nilai-nilai seni tari Ombeng Molas Kreasi Baru di sekolah SMP Negeri 1 Komodo, Labuan Bajo, agar tetap terjaga dan lestari, serta tidak lekang kena panas dan tidak lapuk kena hujan.

*Penulis, adalah guru Seni Budaya SMP Negeri 1 Komodo, Labuan Bajo, tinggal di Labuan Bajo.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.