Terkait Baliho Besar Puan, Formappi : Sebagai Ketua DPR Belum ada kebijakan yang membuatnya di Kenang Masyarakat

0 19
Peneliti Formappi, Lucius Karus

Jakarta, Lensanews.co – Beredarnya banyak baliho Puan berukuran raksasa dengan pesan kebangsaan mengenai kebhinnekaan menuai kritikan dari warga masyarakat tanah air. Sebagian besar kritikan itu berisi kecaman kepada Puan yang dianggap tak punya sensifitas kemanusiaan ditengah kesulitan bangsa saat ini akibat covid 19.

Peneliti forum Masyarkat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus dengan sedikit kesal mempertanyakan  kepentingan dibalik pesan pada Baliho itu. Menurut Lucius semua orang juga tahu, baliho itu bermuara pada kepentingan politik di tahun 2024.

“Baliho itu sudah jelas untuk kepentingan politik Puan dan Partainya. Ini bukan lagi berbicara soal Puan yang peduli pada rakyat, tetapi kepentingan Puan untuk 2024”, Jelas Lucius kepada lensanews.co,  ketika dimintai keterangan.

Lebih lanjut, Lucius justru menyayangkan aksi politik Puan, mestinya kalau mau bicara peduli rakyat, lakukan kewenangannya  sebagai ketua DPR dengan menunjukan kepeduliannya pada rakyat, bukan dengan cara memasangkan baliho dan billboard dengan cost yang fantastis.

“Aneh, di DPR dia tidak banyak memberikan sumbangan untuk tercapainya berbagai prioritas DPR, tetapi berwajah manis dan peduli di Baliho”, jelasnya

Pada saat yang sama Lucius, justru mempertanyakan  peran Puan di DPR dan dampaknya bagi masyarakat. Peran yang dimaksud berupa kebijakan yang dikeluarkan DPR dan apa efeknya bagi masyarakat, sehingga dia akan dikenang tidak saja melalui baliho yang bergelantungan di mana-mana, tetapi setelah benda itu dicopot masyarakat tetap mengenangnya melalui kebijakan itu.

“pertanyaannya hingga saat ini kebijakan apa yang sudah dihasilkan parlemen yang membuat rakyat mengenal dan mengenang Puan sebagai sosok penting dibalik kebijakan tersebut?. Kerja DPR semakin buruk dibawah kendali Puan ini”, tutupnya.

Penulis: Rafael Rela

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.