Terkait Penangguhan Penahanan 21 Tersangka, Pengacara Dominikus: Ini Pintu Masuk Menuju “Hambor” (Perdamaian)

0 90
Dominikus Darus, Pengacara, Tinggal di Jakarta

Jakarta, Lensanews.co – Peristiwa penangguhan penahanan terhadap 21 tersangka kasus sengketa tanah Golo Mori menuai perdebatan pro – kontra di ruang publik.

Bagi penasihat hukum (PH) penangguhan penahanan ini merupakan sebuah peristiwa yang memalukan karena politik kekuasaan ikut mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan.

Bagi sebagian orang, penangguhan ini merupakan suatu hal yang biasa dalam proses peradilan. Namun dalam konteks kasus ini, penangguhan penahanan dengan jaminan ke dua bupati itu, tetap saja dugaan unsur politisnya semakin kuat dan kencang.

Apalagi belakangan diketahui penangguhan penahanan ini tidak melibatkan PH yang selama ini giat mendampingi para tersangka.

Perdebatan pun menyeruak ke ruang publik dengan beragam analisis dari para pengamat hukum.
Dominikus Darus, SH, seorang pengamat sekaligus pengacara misalnya, turut memberikan tanggapannya terkait peristiwa penangguhan penahanan 21 tersangka kasus sengketa tanah di kampung Nggoer, desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam release yang diterima Lensanews.co, Senin (4/10), Domi mengungkapkan penangguhan penahanan ini membawa kegembiraan bagi keluarga tersangka

“Penangguhanan penahanan 21 TSK ini adalah berita gembira untuk tersangka (TSK) dan keluarganya (isteri & anak), walaupun penangguhan penahanan ini tidak menghilangkan status TSK”, ungkap Domi dalam releasenya

Menurut Domi, penangguhan penahanan ini merupakan pintu masuk menuju perdamaian antara pelapor dan terlapor yang dalam tradisi Manggarai di sebut HAMBOR (berdamai)

“Penangguhan penahanan ini sebagai pintu masuk menuju proses perdamaian antara pelapor dan terlapor atau dalam tradisi Manggarai disebut HAMBOR (Berdamai) atau dalam Hukum Pidana sering disebut Restorative Justice (RJ)”,jelas Domi

Selanjutnya, Domi menambahkan, restorative justice (RJ) banyak dilakukan oleh ahli pidana atau hakim pidana yang beraliran progresif.

“Ahli pidana atau hakim pidana beraliran progresif selalu mengedepankan mekanisme RJ dalam menangani konflik atau perkara pidana”, ungkap Domi menambahkan.

Sebelumnya diberitakan bahwa pada Jumaat 1/10, ke 21 tersangka sengketa tanah di Golo Mori, ditangguhkan penahanannya oleh pihak kepolisian setelah mendapatkan jaminan dari Bupati Manggarai Barat dan Bupati manggarai.

Penulis: Rafael Rela

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.